Kolaborasi Dosen Prodi HPI dan Prodi PAI STAIN Meulaboh Hadirkan Buku “Ulama Dayah dan Ketahanan Masyarakat

Meulaboh 10/08/2026 – Komitmen dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam mengembangkan literasi akademik dan memperkaya khazanah keislaman kembali diwujudkan melalui penerbitan buku hasil penelitian. Kali ini, kolaborasi lintas Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) menghasilkan sebuah karya berjudul “Ulama Dayah dan Ketahanan Masyarakat: Strategi Ulama Dayah dalam Membentengi Umat dari Paham Radikalisme.”

Buku tersebut ditulis oleh Syaibatul Hamdi, M.H., Dosen Program Studi Hukum Pidana Islam, dan Rahimi, M.A., Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Buku ini merupakan hasil penelitian yang kemudian dikembangkan menjadi karya ilmiah yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian tentang peran ulama dayah dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Adab ini mengangkat tema strategis mengenai posisi dan peran ulama dayah dalam membangun ketahanan masyarakat, khususnya dalam menghadapi berkembangnya paham radikalisme. Kajian tersebut berangkat dari realitas bahwa ulama dan lembaga dayah memiliki kedudukan penting dalam membentuk pemahaman keagamaan masyarakat Aceh.

Melalui buku ini, penulis berupaya menggambarkan berbagai strategi yang dilakukan ulama dayah dalam membentengi masyarakat dari paham-paham yang berpotensi mengganggu kehidupan sosial, persatuan, serta keberagamaan yang damai. Peran tersebut tidak hanya dilakukan melalui kegiatan dakwah, tetapi juga melalui pendidikan, pembinaan keagamaan, penguatan nilai-nilai moderasi, serta keterlibatan ulama dalam kehidupan sosial masyarakat.

Syaibatul Hamdi, M.H. mengatakan bahwa penerbitan buku ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan hasil penelitian dalam bentuk karya yang dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara lebih luas. Menurutnya, ulama dayah memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman keislaman yang moderat dan kontekstual.

Sementara itu, Rahimi, M.A. menilai bahwa penguatan ketahanan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, terutama tokoh agama dan lembaga pendidikan Islam. Dayah sebagai salah satu institusi pendidikan Islam yang memiliki akar kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh memiliki peran penting dalam membangun generasi yang memiliki pemahaman agama yang kuat sekaligus mampu menghargai keberagaman.

Penerbitan buku ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi akademik lintas program studi di lingkungan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa penelitian dan publikasi ilmiah dapat menjadi ruang bersama bagi dosen dari berbagai disiplin keilmuan untuk memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan sosial dan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Buku “Ulama Dayah dan Ketahanan Masyarakat: Strategi Ulama Dayah dalam Membentengi Umat dari Paham Radikalisme” diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, pengelola dayah, ulama, serta masyarakat yang ingin memahami lebih jauh tentang peran strategis ulama dayah dalam membangun ketahanan sosial dan keagamaan. Melalui karya ini, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh terus mendorong budaya penelitian, penulisan, dan publikasi ilmiah di kalangan dosen. Kehadiran buku hasil penelitian tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat tradisi akademik di lingkungan kampus, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyebarluasan pengetahuan dan gagasan yang relevan dengan tantangan kehidupan keagamaan dan sosial di era kontemporer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *