Meulaboh (07/04/2026) – Semangat kolaborasi akademik kembali ditunjukkan oleh para dosen di lingkungan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Sejumlah dosen lintas program studi berhasil menerbitkan buku ajar Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) sebagai kontribusi nyata dalam penguatan literasi akademik dan peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.
Buku ajar ini merupakan hasil kerja sama lintas disiplin ilmu yang melibatkan beberapa dosen, yaitu Sumardi Efendi (Prodi Hukum Pidana Islam), Sukri (Prodi Pengembangan Masyarakat Islam), Muhammad Faisal (Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir), Ramli (Prodi Pengembangan Masyarakat Islam), Baihaqi (Prodi Pengembangan Masyarakat Islam), serta Hendra SH (Prodi Pendidikan Agama Islam).
Karya ilmiah ini diterbitkan oleh CV Basya Media Utama (Anggota IKAPI No. 283/JTI/2021) yang beralamat di Pasuruan, dengan ISBN 978-634-7681-03-4, cetakan pertama tahun 2026, setebal 232 halaman.
Buku ajar ISBD ini disusun untuk menjadi referensi utama bagi mahasiswa dalam memahami dinamika sosial dan budaya dalam perspektif keilmuan yang integratif. Materi yang disajikan menggabungkan pendekatan sosial, keislaman, dan kemasyarakatan, sehingga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap realitas sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Sumardi Efendi selaku salah satu penulis menyampaikan bahwa penyusunan buku ini merupakan wujud sinergi antar dosen lintas program studi dalam menghadirkan bahan ajar yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.
“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya akademik di kampus, sekaligus mendukung peningkatan mutu pembelajaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, penerbitan buku ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendukung akreditasi program studi maupun institusi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, khususnya dalam aspek ketersediaan bahan ajar dan produktivitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah.
Dengan hadirnya buku ajar ISBD ini, diharapkan mahasiswa memiliki sumber belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai sosial dan budaya dalam perspektif keilmuan Islam. Kolaborasi lintas prodi ini menjadi bukti bahwa sinergi akademik mampu melahirkan karya yang tidak hanya bermanfaat bagi dunia pendidikan, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas institusi secara berkelanjutan.
