Meulaboh (27/03/2026) – Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Irwan Syahputra Lubis berhasil menerbitkan sebuah buku biografi berjudul “Jejak Langkah & Pengabdian Abu Mahabbah”, yang mengangkat kiprah ulama kharismatik dari Aceh Singkil, Abuya Abd. Manaf Bay, yang dikenal luas sebagai Abu Mahabbah.
Buku ini mendokumentasikan perjalanan hidup Abu Mahabbah secara komprehensif, mulai dari masa kecilnya di Desa Teluk Rumbia hingga menjadi seorang ulama, mursyid tarekat, dan pendiri Pondok Pesantren Darul Mahabbah. Dibesarkan dalam lingkungan religius yang kuat, beliau menempuh pendidikan di berbagai dayah serta menjalani perjalanan spiritual yang membentuk kedalaman ilmu dan kematangan akhlaknya.
Dalam perjalanan dakwahnya, Abu Mahabbah dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam membina masyarakat melalui pendidikan dan penguatan nilai-nilai keislaman. Salah satu kontribusi terbesarnya adalah pendirian Pondok Pesantren Darul Mahabbah pada tahun 2009, yang kini berkembang dengan berbagai cabang di sejumlah wilayah Aceh Singkil. Pesantren ini berperan sebagai pusat pendidikan generasi muda sekaligus benteng moral dan akidah di tengah tantangan zaman.
Selain sebagai pendidik, Abu Mahabbah juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi umat, termasuk dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah dinamika sosial dan situasi pascabencana di Aceh. Keteladanan beliau tercermin dalam sikap sederhana, keikhlasan, serta komitmen dalam berdakwah tanpa pamrih.
Melalui karya ini, Irwan Syahputra Lubis tidak hanya menghadirkan dokumentasi sejarah seorang ulama, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian khazanah keilmuan Islam lokal. Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda, khususnya sivitas akademika STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, dalam meneladani nilai perjuangan, keilmuan, dan pengabdian ulama. Penerbitan buku ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pembelajar, tetapi juga sebagai kontributor aktif dalam pengembangan literasi dan pelestarian sejarah keislaman di Indonesia.
