Dosen Prodi HPI STAIN Meulaboh Publikasikan Artikel Ilmiah di Jurnal Nazhruna Terindeks Scopus Q1

Meulaboh (26/01/2026) – Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh dosen Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. M. Ikhwan berhasil mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam yang telah terindeks Scopus Q1, salah satu peringkat tertinggi dalam indeksasi jurnal internasional.

Artikel tersebut berjudul “Islamic Education and Vulnerable Groups Advocacy in Dayah Diniyyah Darussalam, West Aceh.” Vol 9 No. 1, Tahun 2026. https://doi.org/10.31538/nzh.v9i1.201 Publikasi ini merupakan hasil penelitian kolaboratif yang melibatkan sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Selain M. Ikhwan sebagai penulis dari STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, penelitian ini juga ditulis bersama Eka Srimulyani, Sehat Ihsan Shadiqin, dan Tabrani ZA dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh, serta M. Agus Wahyudi dari UIN Raden Mas Said Surakarta dan Adriansyah NZ dari UIN Raden Fatah Palembang.

Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran pendidikan Islam dalam pemberdayaan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak-anak, di lingkungan Dayah Diniyyah Darussalam di Aceh Barat. Studi ini menyoroti bagaimana pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi pengetahuan agama, tetapi juga sebagai kekuatan transformatif dalam membangun kesadaran, kemandirian, dan partisipasi sosial masyarakat.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan yang intensif, wawancara mendalam, serta analisis dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model analisis gunung es (iceberg model) untuk mengungkap praktik pendidikan yang tampak di permukaan sekaligus pola-pola sosial dan budaya yang lebih mendalam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pendidikan Islam di Dayah Diniyyah Darussalam tidak terbatas pada pengajaran doktrinal semata, tetapi juga berperan sebagai katalisator transformasi sosial. Pendidikan tersebut mampu memperkuat kapasitas perempuan, meningkatkan partisipasi mereka dalam kehidupan sosial, serta menumbuhkan kemandirian dalam berbagai aspek kehidupan.

Bagi anak-anak, pendidikan di dayah tersebut berkontribusi pada perkembangan yang seimbang, mencakup aspek intelektual, emosional, moral, dan spiritual. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan bahwa advokasi pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk orientasi pendidikan dan pengembangan kebijakan di masa depan, khususnya pada masyarakat dengan karakteristik sosial-budaya yang serupa.

Secara lebih luas, temuan penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pendidikan Islam berbasis komunitas. Hasil studi ini juga menawarkan wawasan bagi para pembuat kebijakan, praktisi pendidikan Islam, dan pemangku kepentingan yang ingin mengadaptasi model pendidikan yang mampu memberdayakan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman. Publikasi pada jurnal bereputasi internasional ini menjadi bukti kontribusi nyata akademisi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah di tingkat global, sekaligus memperkuat posisi institusi dalam pengembangan kajian pendidikan Islam dan pemberdayaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *